Jakarta, 16 April 2026 – Transformasi digital di sektor pendidikan kembali menjadi sorotan utama dalam gelaran EduTalks 2026 yang diselenggarakan di The Acacia Hotel Jakarta. Acara ini menghadirkan para pemangku kepentingan pendidikan, praktisi teknologi, serta pelaku industri dalam satu forum kolaboratif untuk membahas strategi implementasi transformasi digital yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, berbagai insight, inovasi, serta solusi teknologi terkini dibahas guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan, memperkuat infrastruktur digital, serta mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih modern dan kompetitif di era digital.
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan sesi registrasi, welcome refreshments, dan product showcase, yang memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi langsung dengan berbagai solusi teknologi terbaru di bidang pendidikan dan infrastruktur IT. Memasuki sesi pembukaan pada pukul 09.30 WIB, acara diawali oleh MC serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan pembukaan resmi kegiatan. Selanjutnya, pada pukul 09.40 WIB, sambutan disampaikan oleh Ir. H. Imam Parikesit, M.Ars. selaku Ketua BMPS Provinsi DKI Jakarta, yang menekankan pentingnya kesiapan institusi pendidikan dalam menghadapi era digital. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan penyedia teknologi menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sesi utama dimulai pada pukul 09.50 WIB dengan pemaparan dari Tommy Ferdianto, Director of Educational Innovation & Partnership Intel Indonesia. Dalam presentasinya, ia membahas pentingnya integrasi teknologi dan inovasi digital dalam dunia pendidikan, termasuk pemanfaatan AI dan penguatan literasi digital sebagai fondasi pembelajaran masa depan.
Selanjutnya, pada pukul 10.50 WIB, Fanky Christian, Founder AI Vision Community Indonesia sekaligus Sekjen APTIKNAS, menyampaikan materi mengenai strategi implementasi teknologi dalam pendidikan. Ia menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur, keamanan data, serta roadmap digital yang jelas agar transformasi tidak hanya menjadi tren, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata.
Sesi berikutnya pada pukul 11.20 WIB diisi oleh Sugiyanto Sutikno, Managing Director Indo Mega Vision, yang membahas konsep pengembangan sekolah berbasis teknologi terintegrasi. Ia menjelaskan bagaimana pemanfaatan sistem IT yang tepat dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung proses belajar yang lebih modern dan interaktif.